Ketum LDII: Perkuat SDM untuk Sejahterakan Masyarakat Pesisir

  •  
  •  
  •  
  •  

BANTAENG – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof. Dr. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc menyebutkan kiat-kiat LDII dalam mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal tersebut ia ungkapkan saat awak media mewawancarainya usai menghadiri pembukaan seminar nasional dan workshop maritim di Balai Kartini, Jalan Kartini, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2014).

Dalam seminar maritim kerjasama LDII Sulsel, Pemerintah Kab. Bantaeng dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel tersebut hadir stakeholder bidang maritim. Mulai dari Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Amran Razak, SE, M.Sc, Ditjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Sudirman Saad, M.Hum, Bupati Bantaeng, Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr, Dekan Fakultas Kelautan dan perikanan Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, Pakar Sejarah Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistyo, M.Hum, ICMI Sulsel, Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd, Dewan Pakar DPP LDII, Dr. Sanusi Fattah, SE, M.Si.

Selain itu, peserta seminar merupakan utusan pemprov, pemda se-Sulsel, DPRD, praktisi maritim, mahasiswa, LSM, pengusaha dan umum.

“LDII telah melaksanakan konservasi bahari di Kendari bekerjasama dengan Gubernur Sulawesi Tenggara,” terang Abdullah Syam.

Kerjasama LDII dengan Pemprov Sultra tersebut, lanjutnya, berupa penanaman mangrove untuk mereduksi emisi gar karbon dan untuk melindungi biota luat.

Syam menambahkan, untuk memajukan masyarakat pesisir, peran sosial harus dijalankan. “Mulai dari perencanaanya, mereka diberikan ruang. Termasuk dalam hal kepemilikan modal,” tutur guru besar IPB tersebut.

Disamping itu, Syam menekankan pentingnya kualitas SDM yang mengawal kebijakan pro-masyarakat pesisir.

“Saya selalu menekankan Sumber Daya Manusia (SDM). Pelaksana kebijakan itu harus profesional-religius,” imbuhnya.

“Secara pribadi, ia harus memiliki watak yang jujur, amanah, dan kerja keras sampai berhasil,” lanjutnya.

“Secara sosial ia harus rukun, kompak solid, dan bisa kerjasama yang baik,” tambah Syam.

Sesulit apapun masalahnya, kata Syam, jika ditangani dengan konsep profesional-religius, maka program dapat ditangani bersama. (*)

Dokumentasi Kegiatan

1

 

Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Prof. Dr. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc (tengah) sedang memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers usai pembukaan seminar nasional dan workshop maritim di Balai Kartini, Jalan Kartini, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2014). Pertemuan tersebut adalah buah kerjasama LDII Sulsel, Pemda Bantaeng dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulsel.

2

Sudirman Saad sedang memberikan keterangan kepada wartawan didampingi ketum DPP LDII (kanan)


  •  
  •  
  •  
  •  

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *